
Palembang, Sumatrapena.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong realisasi nyata untuk menciptakan lingkungan hijau (Green Regency) dengan bergabung dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). Langkah ini diambil untuk mewujudkan pembangunan kabupaten yang tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi saja melainkan juga aspek sosial dan lingkungan melalui gotong royong atau kolaborasi.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Muba, H. Sandi Fahlepi, saat menerima kunjungan kerja jajaran Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) ke Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (20/5/2024) di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang.
“Saya sebagai pimpinan di Kabupaten Muba siap mendukung seluruh kegiatan LTKL. Selanjutnya, saya juga berharap LTKL dapat membantu mencarikan solusi penanganan ilegal drilling yang terjadi di Kabupaten Muba. Paling tidak membantu atau memberikan dampak positif ke masyarakat,” kata Sandi Fahlepi.
Sementara itu, Sustainable Business Manager Adithya Mulya menyampaikan bahwa kunjungan kerja Jajaran Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) ke Kabupaten Musi Banyuasin bertujuan untuk membahas secara lebih detail apa saja yang diperlukan oleh anggota LTKL, serta menyinkronkan ide untuk seluruh anggota LTKL.
“Kemudian nanti akan diadakan pertemuan kabupaten anggota LTKL pada tanggal 18 Juli 2024 di JCC. Semoga dari pertemuan ini menghasilkan hal-hal yang lebih positif untuk mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, pertumbuhan inklusif dan merata, ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan, ekosistem yang sehat dan produktif memberikan jasa-jasa lingkungan, serta pengurangan emisi gas rumah kaca,” tandasnya.
Saat audiensi, Pj Bupati Muba didampingi oleh Asisten II Pemkab Muba, Andi Wijaya Busroh, Kadis Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, Plt Kepala DLH, Thabrani Rizki, Bapeda Amran, dan Kabag Protokol, Agung Perdana. (Deri)