
Bangkinang Kota, Sumatrapena.com – Kurikulum Merdeka Belajar bertujuan menciptakan proses pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi peserta didik dan guru. Kurikulum ini mulai diimplementasikan sejak tahun ajaran 2022-2024. Salah satu elemen penting dari Kurikulum Merdeka adalah kegiatan berbasis proyek, yaitu Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Berdasarkan Permendikbud Ristek No. 56/M/2022, P5 adalah kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk memperkuat pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila, yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Terkait hal ini, Bunda Paud Kabupaten Kampar, Ricana Djayanti Hambali, didampingi oleh Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar, T. Yani Ahmad Yuzar, serta organisasi mitra Paud di Kabupaten Kampar, hadir di Paud Terpadu Pertiwi dan secara resmi membuka kegiatan P5. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah kewirausahaan dengan acara “Market Day”, yang diselenggarakan oleh Paud Terpadu Pertiwi Bangkinang Kota, di bawah kepemimpinan Hj. Yurlanita, S.Pd Aud, pada Sabtu (14/9/24).
“Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam, di mana kontennya dioptimalkan agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan memperkuat kompetensi. P5 dalam Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu yang mengajak peserta didik untuk mengamati dan mencari solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar, sehingga dapat memperkuat berbagai kompetensi yang termasuk dalam profil pelajar Pancasila,” jelas Ricana dalam sambutannya.
Ricana juga menambahkan bahwa pelaksanaan P5 berupa kegiatan kokurikuler berbasis proyek ini dirancang untuk memperkuat pencapaian kompetensi dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila, dengan pelaksanaan yang fleksibel baik dari segi muatan, kegiatan, maupun waktu. Sekolah diharapkan melaksanakan kegiatan P5 ini setidaknya satu kali dalam satu semester.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Paud Terpadu Pertiwi Bangkinang Kota menjelaskan bahwa kegiatan “Market Day” telah dirancang untuk dilaksanakan pada semester pertama. Kegiatan ini berbentuk jual beli makanan tradisional yang sehat dan higienis, yang merupakan hasil buatan rumah (home-made). Implementasi P5 dalam “Market Day” diwujudkan dalam bentuk bazar, di mana produk yang dijual berupa makanan dan minuman hasil kreativitas murid bersama orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat kemampuan berinteraksi, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, unggul, dan produktif pada murid.
Setelah acara pembukaan, Bunda Paud Kabupaten Kampar dan rombongan mengunjungi setiap kelompok murid yang menjajakan berbagai makanan dan minuman. Beliau dengan antusias membeli produk-produk yang dijual sembari berbincang-bincang dengan murid dan orang tua. Selain itu, Bunda Paud juga meninjau setiap ruang belajar yang ada di Paud Terpadu Pertiwi Bangkinang Kota. (Diskominfo Kampar/AN)